Pengunjung Pameran Didominasi Mahasiswa DKV

148
salah satu karya mahasiswa DKV tugas akhir bertema laundry (17/01) afif-api

Malang, API – Program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Institusi Teknologi dan Bisnis Asia Malang menyelenggarakan pameran karya tugas akhir yang bertempat di coklat klasik cabang sulfat. Pameran diadakan dari tanggal 12-17 Januari 2020 mulai pukul 10.00 – 22.30 ini menampilkan hasil karya dari mahasiswa DKV.

Muhammad Rifai selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa “pameran ini mengusung tema corporate, memiliki arti pengabungan suatu badan usaha jadi kita mengkombinasikan dengan beberapa kegiatan yang berada di bidang usaha tersebut. Tujuan dari diadakannya pameran ini yaitu sebagai syarat kelulusan program studi DKV selain itu juga untuk mengapresiasi karya yang telah dikerjakan sewaktu proses pengambilan tugas akhir.”

Pameran yang menampilkan karya dari 10 mahasiswa ini memiliki masing- masing tema  yang beragam seperti rebranding suatu produk, ilustrasi puisi dan album musik, film, komik, dan masih banyak lainnya .karya tersebut adalah sebuah karya pribadi mahasiswa yang menjadi tugas akhir.

“Kebanyakan puisi yang beredar salama ini hanya berupa tulisan, disini saya ingin membalutnya melalui ilustrasi jadi pesan-pesan yang disampaikan oleh penulis bisa lebih tersampaikan melalui ilustrasi.” Ujar Zainur Riski salah satu peserta pameran.

Ada juga peserta dengan karyanya yaitu merebranding suatu produk tradisional agar tidak kalah dengan produk kekinian yang semakin banyak diminati oleh masyarakat, tujuannya untuk mengenalkan salah satu produk perawatan kulit tradisional agar diketahui oleh remaja-remaja zaman sekarang.

beberapa pengunjung melihat karya yang di tampilkan di pameran (17/01) afif-api

“Saya mengusung tema tradisional dan modern, judulnya sendiri yaitu mesem ayu. Memiliki filosofi bahwa bedak beras sendiri kan digunakan sebagai masker kecantikan kalo orang setelah memakai masker pasti wajahnya cantik dan tersenyum nah mesem ayu itu dari bahasa Jawa yang artinya tersenyum cantik, disini saya kemas dengan cantik dan sedikit menambah kan Bunga kenanga agar masker tersebut harum.” Ujar Wilujeng Vika salah satu peserta pameran.

Pameran tersebut  berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala mulai dari hari pertama pembukaan hingga penutupan hari jumat tgl 17 januari 2020, namun sangat disayangkan pengunjung pameran ini di dominasi dari mahasiswa kampus Institut Asia khusunya program studi DKV sendiri. Letaknya yang kurang startegis dan tidak ada penanda sedang berlangsung nya pameran ini menjadi penyebab masyarakat luar atau pengunjung coklat klasik tidak mengetahui adanya pameran tersebut. Menurut risky salah satu pengunjung coklat klasik mengatakan “harusnya jika ada pameran di pintu depan ada pentunjuk atau semacamnya agar mudah diketahui.” (Anung/Api)