Penutupan PKKMB Asia 2017

108
Teater Suara Langit
Pertunjukkan teater berjudul 'siapa berkuasa?' oleh Komunitas Teater Suara Langit menjadi acara penutup PKKMB 2017 Perguruan Tinggi Asia Malang, Sabtu (30/09) sore. (foto: alvin/API)

Rangkaian kegiatan pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru  (PKKMB) Perguruan Tinggi Asia sudah mencapai penghujung acara pada Sabtu (30/9), yang turut dimeriahkan oleh rangkaian Inagurasi dan Pentas Seni. Pada hari terakhir ini, acara dimulai dengan senam pagi dilanjutkan dengan sharing motivasi dari para alumni untuk mendobrak semangat belajar mahasiswa baru. Setelah itu acara diteruskan dengan pengenalan organisasi Intra kampus , antara lain: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM),Badan Perwakilan Mahasiswa, (BPM), Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himapro), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Kerohanian (OK).

Beberapa ungkapan kekecewaan terkait pelaksanaan PKKMB, salah satunya terlontar dari presiden BEM  saat pengenalan organisasi intra. Pasalnya ada beberapa kendala seperti keterlambatan dalam memulai acara dan kurang berfungsinya LCD saat sosialisasi organisasi,  sehingga beberapa organisasi tidak dapat memperkenalkan organisasi mereka dengan maksimal. ”Harusnya kita bisa mengerahkan organisasi semua ternyata tidak bias. Kayak proyektor tadi waktu siang tidak muncul atau kalah cahayanya padahal setiap organisasi ada dokumentasinya. Jadi kecewanya dari situ,” ujar presiden BEM saat ditemui di sela – sela kesibukannya.

Menjelang sore hari kemeriahanpun semakin terasa , mahasiswa baru saling berlomba menampilkan yel-yel terbaik dari setiap kelompok dan diakhiri dengan lomba menyanyikan mars Perguruan Tinggi Asia dengan lantang dan khitmat. Setelah semua kelompok telah meampilkan yel – yel dan melantunkan mars Asia, pengumuman pemenang lomba yel – yel dan mars pun dibacakan. Setelah pembacaan pengumuman acara dilanjutkan dengan pelepasan balon berakhirnya PKKMB yang dilakukan  oleh ketua Perguruan Tinggi Asia Malang, Ir Teguh Widodo, M.M.

Acara penutupan PKKMB ditutup dengan pentas seni yang dimeriahkan oleh organisasi intra kampus seperti penampilan dari komunitas PSHT yang menunjukan kemampuan mereka dalam seni bela diri, serta penampilan dari komunitas teater Suara Langit.  Organisasi LDK dan Oganisasi Imka  Immanuel yang membawakan satu buah lagu untuk menghibur seluruh mahasiswa baru.

Pentas Seni pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya dengan absennya penampilan Asia Musik (UKM ASMIK), dikarenakan molornya waktu sebelum pensi yang seharusnya acara sebelumnya berakhir pada jam 16.00 , sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan  acara pensi.

Penulis: Ana Setyowati