Wajah Baru BPM

59
Wajah Baru BPM
Anjar Kurnia Jaya, Ketua BPM baru untuk periode 2017/2018, yang siap menjalankan mandatnya untuk menampung aspirasi Mahasiswa Asia. FOTO: Hadi/API

Julukan kampus sebagai miniatur Negara memang benar adanya. Jika Negara punya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), maka kampus memiliki Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) yang memiliki fungsi kurang lebih sama. Berperan menyalurkan aspirasi dan penghubung mahasiswa dengan petinggi Kampus, BPM bukan jabatan yang main-main. Hal itu diungkapkan Anjar Kurniajaya, mahasiswa semester lima yang pada Pemilu Raya 22 Desember 2016 kemarin berhasil memperoleh suara terbanyak dan terpilih menjadi ketua BPM periode 2017-2018.

“Awalnya sempat minder, karena jumlah suara calon nomor 2 sempat unggul dari saya. Terus waktu penghitungan suara selesai langsung mikir gitu, ini ke depannya gimana ya? Karena tanggung jawab itu memang berat, “ ujarnya.

Rencana awal Anjar yang ingin menjadi anggota BPM, berubah ketika dirinya diberi kepercayaan untuk melangkah lebih jauh. Bersama 3 calon lainnya, ia  mencalonkan diri menjadi kandidat ketua BPM. Setelah melalui proses screening, dirinya dinyatakan lolos bersama satu kandidat lain maju ke tahap selanjutnya, yakni debat calon ketua BPM yang dilaksanakan terbuka di halaman Kampus Pusat,  Jum’at (16/12/16).

Kegiatan pemilu dilaksanakan serentak di kampus satu dan dua. Pengumpulan suara dimulai pukul 09.00 dan perhitungan suara dilaksanakan tertutup pukul 16.00 di Ruang Salesmanship. Kedua kandidat calon, Komisi Pemilu Raya (KPR), serta beberapa saksi menghadiri prosesi tersebut. Walaupun masih banyak mahasiswa yang tidak menggunakan hak suaranya, pelaksanaan Pemilu tahun ini terbilang lancar.

Anggota BPM periode 2017-2018, akan dilantik bersama Ketua BPM dengan visi dan misi pengoptimalan aspirasi mahasiswa, AD/ART, Keluarga Mahasiswa (KEMA), serta menjalin pola hubungan di dalam maupun luar kampus. Anjar berharap agar BPM di era kepemimpinannya bisa melaksanakan program kerja dengan maksimal. Mengingat BPM ASIA sudah tergabung dalam Forum Lembaga Legislatif Indonesia.

Penulis: Ismi Salsabila